6 Hal berbeda yang hanya ada di Kemerdekaan Indonesia ke-75

Jika biasanya perayaan kemerdekaan RI selalu diperingati dengan meriah serta antusias oleh seluruh rakyat Indonesia, untuk perayaan tahun ini " sedikit agak lain ya ", kenapa ? Karena seperti yang kita tahu, dunia saat ini tengah berjibaku dengan adanya wabah Covid 19/coronna yang belum juga mereda. 

Maka, mau tak mau segala macam selebrasi juga segala kegiatan yang mengundang orang banyak sementara waktu ditiadakan. Gak mau kan, hanya karena kita mengadakan upacara seremonial kemerdekaan RI ataupun lomba agustusan di sekitar tempat tinggal kita, ternyata malah mengundang timbulnya cluster baru covid 19... amit-amit dech_

Tapi, walaupun peringatan kemerdekaan tahun ini bertepatan dengan pandemi, namun bukan berarti tak ada kegiatan sama sekali, buktinya upacara kenaikan hingga penurunan bendera masih tetap dilaksanakan di istana kepresidenan, hanya saja dilakukan dengan prosedur protokol kesehatan.

Selain dari itu, coba dech kita amati hal apa saja yang berbeda dari peringatan kemerdekaan tahun ini ?  Nah, berikut ini saya coba tuliskan semua yang menurut saya hanya ada di perayaan kemerdekaan tahun 2020, diantaranya :
  1.  Jumlah peserta upacara kemerdekaan RI ke-75, baik  itu yang diselenggarakan di istana kepresidenan hingga daerah dibatasi. Jika di istana negara, kita hanya melihat Bapak Presiden Jokowi beserta Ibu negara, juga beberapa staf/pejabat khusus, serta para petugas upacara, maka jika di daerah-daerah, jumlah peserta dan petugas upacara dibatasi hingga 10 - 20 orang saja. Berbeda yaaa dengan tahun-tahun sebelumnya yang membebaskan semua orang untuk menyaksikan upacara kemerdekaan secara langsung.
  2. Semua peserta dan petugas upacara wajib memakai masker. Itu udah pasti !!!
  3. Karena jumlah peserta upacara dibatasi, sebagai gantinya masyarakat bisa melihat pelaksanaan upacara kemerdekaan secara virtual. Ini juga berlaku untuk semua konser kemerdekaan dan semacamnya. Yang lebih hebat lagi, peserta virtual yang mengikuti pelaksaanaan upacara kemerdekaan Indonesia yang ke-75 tahun ini mencapai 17.845 orang. Amazing bukan ?  Ini juga menjadi bukti rasa nasionalisme rakyat Indonesia tetap tinggi dan terjaga meskipun dalam masa pandemi seperti saat ini. Tak heran juga, jika upacara kemerdekaan tahun ini bisa mencatatkan rekor di MURI sebagai peserta upacara kemerdekaan virtual dengan jumlah terbanyak.
  4. Paskibraka tahun 2020 adalah paskibraka yang pernah bertugas tahun 2019. Ini mungkin dikarenakan karena adanya Pandemi Coronna juga sehingga proses perekrutan serta pelatihan Paskibraka tahun 2020 ditiadakan. Jumlahnya pun dibatasi menjadi hanya 8 orang, dengan 6 orang sebagai petugas pengibaran/penurunan bendera, serta 2 orang lagi sebagai cadangan.
  5. Peluncuran uang baru dengan nominal 75 ribu rupiah. Ini juga adalah peristiwa langka, karena hanya di tahun 2020, Indonesia mempunyai uang dengan nominal 75 ribu. Bagi yang berniat memiliki uang dengan nominal tersebut, sebaiknya cepat-cepat ke BI yaaaa, karena jumlah uang yang dicetak dengan nominal ini hanya sekitar 75 juta lembar saja. Walaupun menurut saya pribadi, prosedur penukaran untyk mendapatkan uang dengan nominal ini bisa dibilang susah-susah gampang, dibilang gampang karena kita hanya perlu membawa KTP sebagai syarat penukaran uang, susahnya karena uang dengan nominal ini limited edition, maka siap-siap za antri.. belum lagi kita hanya bisa mendapatkan 1 lembar uang saja, tidak boleh lebih.
  6. Tidak adanya lomba agustusan. Ini nih yang bikin anak-anak juga ibu-ibu kecewa. Gimana gak kecewa ?  Karena hanya di bulan agustus saja, kita bisa lihat lomba panjat pinang, lomba makan kerupuk, hingga lomba balap karung khusus ibu-ibu. Tapi tidak berlaku untuk tahun ini.
Itu hanya sebagian contoh hal yang berbeda di tahun ini dengan perayaan kemerdekaan tahun-tahun sebelumnya. Jika dirasa ada yang kurang, yang belum saya tuliskan, teman-teman boleh menambahkan di bawah/di kolom komentar yaaaa,.. 

Yang jelas, perayaan kemerdekaan Indonesia yang ke-75 tahun ini pasti akan tercatat di ingatan kita, sebagai perayaan kemerdekaan negara kita yang berbeda dari tahun-tahun yang lain, yang  bisa kita ceritakan ke anak cucu kita nanti.

Namun, dibalik semua yang terjadi di negara kita sekarang ini, hendaklah tidak menyurutkan semangat nasionalisme kita, dan memaknai kemerdekaan negara kita ini dengan tekad selalu menjaga persatuan dan kesatuan dengan segala keragaman dan perbedaannya, dalam situasi dan kondisi apapun. Tetap bangga menjadi Indonesia.

Merdeka !!!


Sumber poto : Https://www.google.com
Artikel ini juga bisa dilihat di

Comments

Popular posts from this blog

Inovasi Perpusnas dalam Pembangunan

Dare to be you with ASUS S14 S433